Sidoarjo - Inspirasi Cakrawala.com_.
Bupati Sidoarjo Subandi membahas revitalisasi pasar tradisional bersama koordinator dan pengelola pasar.
Dalam kesempatan itu, pengelola pasar menyampaikan beberapa persoalan yang terjadi di lapangan. Seperti anggaran Rp 2,3 miliar yang telah dialokasikan untuk Pasar Taman, Sukodono, dan Wonoayu. Anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan paving, los basah, hingga perbaikan pagar pasar.
Seperti di usulkan pasar Sukodono, paving depan pasar juga akan ditinggikan untuk mengatasi banjir saat musim hujan. Sementara itu, Pasar Krian masih menghadapi persoalan tempat penampungan pascakebakaran dan saluran air yang kerap tersumbat.
Pesan Bupati, "Kepala pasar harus bisa berinovasi agar kondisi pasar lebih baik sehingga pembeli dan penjual merasa nyaman,"
Mengingat saat ini pasar juga bersaing dengan toko modern hingga toko online.
"Bila perlu disediakan jaringan WiFi gratis agar transaksi jual beli bisa dilakukan secara online," tambahnya.
Pemkab Sidoarjo pun menegaskan komitmennya untuk segera melakukan pemetaan dan kajian terkait perbaikan sarana dan prasarana pasar yang dinilai tidak memadai.
Bupati Subandi, mengajak seluruh pihak bersinergi melakukan revitalisasi pasar tradisional agar mampu bersaing di tengah maraknya pasar modern.
"Lakukan pemetaan untuk meningkatkan retribusi. Kami juga akan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi pasar tradisional saat ini," kata Subandi, Senin (11/5/2026).
Pemkab. Sidoarjo juga mendorong penerapan sistem retribusi non-tunai yang nantinya dikawal Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sidoarjo.
(Anton).

