Foto Dokumentasi: Logo Yang Sangat Sakral dan Istimewa.
Malang || Inspirasi Cakrawla.com_.
Suasana yang begitu tentram dengan penuh kedamaian, cuaca pun yang terang sangat mendukung di selenggarakan nya acara Pengukuhan Majelis Dzikir Kolo Cokro dan Padepokan Kolo Cokro Padange Ati (Pengobatan Alternatif) yang resmi menjadi keluarga besar Perkumpulan Kolo Cokro Group.
Acara diselenggarakan khusus dikantor Perkumpulan Kolo Cokro Group sekaligus Markas Komando Pasukan 08 DPD Jawa Timur.
Tepatnya acara hari Kamis, 3-9-2026 dimulai pada jam 16.00 WIB sore hari s/d selesai.
Dalam Pengukuhan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pengawas sekaligus (Owner) dari Perkumpulan Kolo Cokro Group Tri Widiarko, S.H,.M.H,.CLA,.C.Md dan didampingi oleh Kepala UMKM Kolo Cokro Group Misbahul Munir,S.T.
Dan dihadiri pula tamu kehormatan yaitu; Ki Suroso (Dewan Kesenian Malang Raya) beserta istri.
Susunan acara kegiatan meliputi:
1. Pembukaan dengan Bismillah.
2. Sambutan Ketua Perkumpulan Kolo Cokro Group.
3. Sambutan Ketua Dewan Kesenian Malang (DKM).
4. Pernyataan Pengukuhan dan Penyerahan SK.
5. Doa Penutup.
6. Foto Bersama.
Dalam sambutannya Tri Widiarko yang biasa disapa Koko mengatakan yang pada intinya:
"Bahwa Majelis Dzikir Kolo Cokro dan Padepokan Kolo Cokro Padange Ati setelah masuk dalam wadah Perkumpulan Kolo Cokro Group mereka menjadi satu persaudaraan satu Komando satu Jiwa Korsa".
Dan untuk Majelis Dzikir Kolo Cokro dan Padepokan Kolo Cokro Padange Ati akan dilengkapi dengan Comfani Profil, Ad/ART, dan Standart Operasional Prosedur (SOP) yang mana sebagai acuan untuk melaksanakan kegiatan diwilayah Jawa Timur.
Masing-masing anggota memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) dan Surat Tugas dari Perkumpulan Kolo Cokro Group.
Yang dapat digunakan untuk kolaborasi dengan pihak TNI, Polri, Muspika maupun para tokoh masyarakat untuk mendukung program kegiatan yang akan dilaksanakan diwilayah nya.
Disisi lain Ki Suroso pun menyampaikan pesan yang sama yaitu:
"Dalam naungan Perkumpulan Kolo Cokro Group semangkin terarah semua kegiatan dan yang diutamakan adalah rasa persaudaraan, kekompakan dan saling menjaga nama baik Perkumpulan Kolo Cokro Group ini".
Disamping itu dengan adanya wadah dan naungan yang mempunyai ketetapan hukum yang Syah maka mulai saat ini Majelis Dzikir Kolo Cokro dan Padepokan Kolo Cokro Padange Ati memiliki legalitas hukum yang kuat.
Sebelum acara diakhiri setelah pemberian SK, semua yang hadir saling bersalaman dengan haru, timbul rasa persaudaraan dihati mereka, karna dengan naungan dari Perkumpulan Kolo Cokro Group ini yang menjadi satu induk satu ikatan persaudaraan.
Acara demi acara dapat berjalan dengan lancar dalam keadaan aman dan momen yang sangat sakral, berguna untuk dunia seni budaya yang mana terlahir dari keragaman pemahaman yang berbeda kini sekarang menjadi satu Persaudaraan dalam Perkumpulan Kolo Cokro Group.
(Red).






