Foto Ilustrasi: Prajurit TNI - AD
Inspirasi Cakrawala || Untuk mencegah potensi konflik yang membayangi wilayah Papua Selatan, Kodam XXIV/Mandala Trikora (MT) menggelar latihan intensif penanganan konflik sosial. Latihan diikuti oleh Kodim 1711/BVD dan Korem 174/ATW.
Dilansir dari keterangan Penkodam XXIV/MT, Rabu (16/9), Pangdam XXIV/MT, Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia mengatakan latihan bukan sekadar memenuhi tahapan program, tetapi menjadi sarana untuk menguji kesiapan personel, ketepatan prosedur, serta kemampuan satuan dalam bertindak secara terukur sesuai situasi di lapangan.
“Kita ingin latihan ini benar-benar memberikan kesiapan kepada prajurit. Setiap personel harus memahami tugas, mampu berkoordinasi dengan baik, serta mengedepankan tindakan yang terukur dan profesional dalam menghadapi setiap perkembangan situasi,” kata Frits.
Lebih lanjut, ia menekankan agar setiap tahapan latihan dipersiapkan secara matang dan realistis sehingga mampu memberikan gambaran terhadap kondisi yang mungkin dihadapi satuan di lapangan.
“Latihan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Kita tidak hanya mengejar terlaksananya kegiatan, tetapi bagaimana setiap prajurit semakin siap, tenang dan tepat dalam mengambil tindakan. Kesiapan itu pada akhirnya harus bermuara pada kemampuan menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Frits.
(Red).

