Jember Dapat Tiga Kampung Nelayan Merah Putih, Menteri KKP Minta Pembangunan Dipercepat

Inspirasicakrawala.com

Jember – Kabupaten Jember kembali mendapat perhatian pemerintah pusat. Kali ini, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono melakukan kunjungan kerja ke Jember untuk meninjau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Jumat (30/10/2026).

Kunjungan tersebut menjadi tindak lanjut dari upaya Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait dalam memperjuangkan percepatan pembangunan daerah melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.

Dalam kunjungan itu, Jember dipastikan memperoleh tiga lokasi Kampung Nelayan Merah Putih. Program tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan di kawasan nelayan.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono meninjau langsung progres pembangunan untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai target. Ia meminta agar seluruh proses pembangunan dipercepat dan berbagai kendala teknis segera diselesaikan.

"Saya minta dipercepat pembangunannya. Saya ingin mengecek apakah ada masalah sekaligus melihat integrasinya karena di situ ada ribuan kapal," ujar Trenggono saat melakukan peninjauan.

Ia optimistis pembangunan KNMP dapat diselesaikan pada akhir November 2026. Untuk itu, pihaknya telah meminta kepala proyek agar memastikan target penyelesaian sesuai jadwal.

Selain pembangunan fisik, Menteri KKP juga menyoroti pentingnya integrasi fasilitas pendukung, termasuk penanganan pendangkalan atau sedimentasi di kawasan pesisir. Keberadaan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) juga akan dievaluasi agar dapat terhubung dengan fasilitas KNMP.

"TPI juga akan kita lihat apakah perlu ditingkatkan. Kalau itu milik pemerintah daerah, saya akan berkoordinasi dengan Gubernur agar bisa kita integrasikan," jelasnya.

Adapun fasilitas yang disiapkan dalam program KNMP meliputi pabrik es, bengkel kapal, gudang pendingin (cold storage), sarana air bersih, shelter pendaratan ikan, genset, hingga kios perbekalan nelayan.

Selain itu, sistem transaksi dan pengumpulan hasil tangkapan nelayan akan ditata lebih terorganisasi melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP).

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri KKP beserta jajaran. Menurutnya, perhatian pemerintah pusat menjadi dorongan penting bagi kemajuan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Jember.

"Yang pertama, saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan Pak Menteri," ungkap Gus Fawait.

Ia juga menyampaikan bahwa kunjungan tersebut membawa sejumlah peluang bantuan dan program pembangunan bagi Kabupaten Jember.

"Pak Menteri sudah melihat KNMP, kemudian juga ada banyak bantuan yang akan diberikan Pak Menteri kepada Kabupaten Jember," lanjutnya.

Secara nasional, Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan penyelesaian 1.269 lokasi KNMP pada 2026, sebagai bagian dari target pembangunan 1.369 lokasi hingga akhir tahun.

Untuk memperkuat operasional kawasan, KKP juga menjalin kesepakatan dengan Pertamina terkait pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBM) bagi nelayan.

Dengan hadirnya tiga Kampung Nelayan Merah Putih, Jember diharapkan tidak hanya memperoleh tambahan infrastruktur perikanan, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas, memperluas akses pemasaran hasil tangkapan, serta mendorong peningkatan pendapatan masyarakat pesisir.

(Rahmat)




Previous Post Next Post