Berbagai Macam Alasan Khususnya 5 Alasan Mendasar, Untuk Yon TP Berada Dipelosok Daerah!

Foto: Ratusan prajurit gabungan dari Yonzipur 5/ABW dan Yonzipur 10/JP Kostrad diberangkatkan menuju wilayah Aceh.

Jakarta || Inspirasi Cakrawala.com_.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono membeberkan alasan mengapa Batalion Teritorial Pembangunan (Yon TP) penting bagi wilayah pelosok.

Menurutnya batalion yang mulai dibentuk pada tahun 2025 ini berfungsi untuk memperkuat pembinaan teritorial TNI AD dalam mendukung ketahanan wilayah, mempercepat pembangunan daerah prioritas, serta menangani kondisi darurat/bencana.

“Batalion ini hadir dengan memiliki unsur-unsur yang lengkap yaitu kompi kesehatan, kompi peternakan, dan kompi perikanan,” kata Donny dalam acara “Silatuhrahmi Bersama Insan Media” di Jakarta, Jumat (29/5).

Lebih lanjut, Donny menjelaskan karena fungsinya ini kehadiran Yon TP begitu penting di daerah pelosok. Pertama, sebagai respons cepat tanggap bencana.

“Keberhasilan Yon TP sudah terbukti secara nyata dalam mempercepat proses evakuasi dan pemulihan saat bencana melanda wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara,” kata Donny.

Kedua, sebagai pemicu (multiplier effect) ekonomi lokal. Menurut Donny, keberadaan Yon TP terbukti menjadi motor penggerak ekonomi (menghidupkan UMKM/retail) dan meningkatkan nilai aset (harga tanah) di wilayah terpencil, seperti contoh yang terjadi di lokasi Batalion Mandala Yudha, Lebak, Banten.

Ketiga, keberadaan Kompi Kesehatan di dalam Yon TP menjadi solusi darurat bagi masyarakat di daerah pelosok termasuk menekan angka kematian ibu/anak akibat jarak rumah sakit yang jauh dari kota.

Keempat, pemerataan infrastruktur wilayah terisolasi. Yon TP, kata Donny, berperan langsung dalam membuka akses jalan dan jembatan baru, sehingga memudahkan masyarakat perdesaan mendistribusikan hasil bumi ke kota.

Kelima, Yon TP menjadi jembatan informasi. Kehadiran prajurit membuka ruang komunikasi bagi masyarakat terpencil, memberikan mereka akses informasi terkini (seperti edukasi sekolah atau pendaftaran daring), serta mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.

“Jadi dampak sosialnya di situ, masyarakat bisa berkomunikasi, bisa bergaul. Ada komunikasi antara prajurit dengan masyarakat. Misalnya ada orang tua yang mau mendaftarkan anaknya masuk tentara bisa berkomunikasi, termasuk anak-anak muda di wilayah tersebut,” tutup Donny.

(Tim Red).

Previous Post Next Post