Malang || Inspirasi Cakrawala.com_.
Suasana khas tempo dulu terasa begitu kental di kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang, Kamis (14/5/2026). Di tengah deretan bangunan bergaya kolonial, para perempuan berkebaya tampak berkumpul di Huize John Hostel Cafe untuk mengikuti rapat koordinasi Komunitas Kain Kebaya Indonesia (KKI) Kabupaten Malang.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Ketua KKI Kabupaten Malang, Dra Endah Purwatiningsih. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas persiapan Musyawarah Nasional (Munas) KKI serta penyusunan program kerja organisasi untuk jangka pendek maupun jangka panjang.
Dalam rapat itu, masing-masing bidang juga melakukan pembagian tugas dan job desk guna memperkuat koordinasi internal komunitas ke depan.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan santai ada beberapa pengurus yang turut memberikan pandangan mengenai pentingnya menjaga warisan budaya melalui langkah sederhana namun konsisten.
Endah menuturkan, gerakan berkebaya yang terus digaungkan komunitasnya merupakan bagian dari upaya menjaga identitas budaya Indonesia agar tetap hidup di tengah modernisasi.
“Melalui kebaya, kita ingin menunjukkan bahwa budaya tradisional tetap bisa tampil elegan, modern, dan membanggakan, ungkapnya
Menurutnya, mengenakan kebaya saat berkegiatan di ruang publik juga menjadi cara efektif untuk mengenalkan budaya lokal kepada masyarakat luas, terutama generasi muda.
Usai rapat koordinasi, para anggota komunitas melanjutkan kegiatan dengan berjalan santai menyusuri kawasan Kayutangan Heritage menuju Toko Oen. Di lokasi ikonik tersebut, mereka mengabadikan momen kebersamaan dengan latar bangunan bersejarah yang masih mempertahankan arsitektur klasiknya.
Perpaduan kebaya dan suasana heritage menghadirkan pemandangan yang sarat pesan budaya. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pelestarian tradisi dapat dilakukan dengan cara sederhana, akrab, dan dekat dengan kehidupan masyarakat masa kini.
(Red).

